Monday, November 15, 2010

Belajar dari The Last Samurai

Jepang adalah negara yang sangat maju di Asia bahkan di dunia sekalipun. Hal ini dikarenakan setiap warga Jepang memiliki semangat tinggi dalam mencipta dan berkarya. Mereka sangat kreatif dalam menciptakan dan mandiri selain itu mereka pun memiliki semangat samurai yang telah mendarah daging di setiap warga Jepang. Walaupun era samurai telah tiada, namun semangat itu ada di dalam diri mereka dan tetap menjadi panutan bagi warga Jepang dalam menjalani kehidupan mereka yang sangat keras.

Dalam film "The Last Samurai" dikisahkan seorang pejuang samurai yang terakhir pada masanya yakni Katsumoto yang masih membela para samurai dalam mempertahankan negaranya dari pengaruh negara barat yang saat itu sedang gencar-gencarnya. Namun, pada akhirnya era samurai pun berakhir dengan kematian Katsumoto di tangan Algren yang merupakan sahabatnya ketika berperang. Pada akhirnya, hal itu membuat iba para tentara yang membunuh Kastumoto dan membuat mereka bersujud sebagai rasa penghormatan atas semangat Katsumoto dalam membela prinsipnya sebagai seorang samurai.
Ada sebuah dialog yang membuat saya terkesima sampai saat ini adalah ketika Kaisar Jepang berbicara dengan Kapten Algren. Berikut petikannya : "I have a dreamed of unified Japan of a country strong and independent and modern. And we have railroads and cannon, western clothing. But, we cannot forget who we are or where we come from."

Hal ini bisa dilihat sampai sekarang dimana orang Jepang tetap menghargai dan menjaga prinsip samurai agar tetap hidup dalam diri mereka masing-masing. Sudah patut dan selayaknya Indonesia mengikuti jejak orang Jepang yang menghargai prinsip para pendahulu dan leluhur mereka sehingga mereka bisa maju sampai seperti sekarang ini.

1 comments:

genial said...

jepang banyak mengajarkan kedisiplinan kang iia dalam budayanya.. bagus buat bangsa kita nii :)