Tuesday, August 28, 2012

Quality of Service

Hari ini gw akan ngeposting hal-hal yang berhubungan dengan mata kuliah gw di kampus. Jadi daripada cuma disimpan di harddisk gw mending gw share di blog gw. Nah yang kali ini gw akan bahas adalah mengenai Quality of Service atau layanan kualitas (begitu kira-kira bahasa Indonesianya hehehe). 

Jadi apa sih Quality of Service itu? 
Quality of Service atau biasa disingkat dengan QoS merupakan suatu kemampuan network untuk menyediakan service yang lebih baik untuk user dalam membagi bandwidth sesuai kebutuhan data dan voice yang digunakan. Jadi QoS dapat dikatakan juga sebagai sebuah terminologi yang digunakan untuk mendefinisikan kemampuan suatu jaringan untuk menyediakan tingkat tingkat jaminan layanan yang berbeda-beda.

Mengapa kita memerlukan QoS?
Ada beberapa alasan mengapa kita memerlukan QoS :
  1. Untuk memberikan prioritas kepada aplikasi-aplikasi yang kritis terhadap jaringan.
  2. Untuk memaksimalkan penggunaan investasi jaringan yang sudah ada.
  3. Untuk meningkatkan performansi untuk aplikasi-aplikasi yang sensitif terhadap delay, seperti voice dan video.
  4. Untuk merespon terhadap adanya perubahan-perubahan pada aliran traffic jaringan.
Lalu apa aja parameter QoS ?
Beberapa parameter QoS antara lain adalah
  1. Data Rate : Ukuran kecepatan transmisi data, satuannya kbps atau Mbps.
  2. Latency ( Maximum Packet Delay) : Waktu maksimum yang dibutuhkan dari transmisi ke penerimaan yang diukur dengan satuan milidetik.
  3. Packet Loss / Error : Ukuran error rate dari transmisi packet data yang diukur dalam persen.
  4. Jitter : Ukuran delay penerimaan paket yang melambangkan smoothness dari audio/video playback.
QoS ada jenisnya gak? Trus kalau ada jenisnya apa aja?
QoS memiliki beberapa jenis yakni Best Effort Model, Integrated Service Model, Differentiated Service Model.

Best effort model adalah model servis yang dihantarkan kepada penggunanya akan dilakukan sebisa mungkin dan sebaik-baiknya tanpa ada jaminan apa-apa. Jika ada sebuah data yang dikirim maka data yang akan dikirim segera begitu media perantaranya siap dan tersedia. Biasanya QoS jenis ini tidak dipakai untuk perangkat bisnis yang kritis. Penggunaanya bisa dipakai untuk modem. Makanya jangan heran kalau di iklan up to 1 Mbps sebenarnya hanya menyediakan bahwa kecepatan yang paling kencang adalah 1 Mbps.

Integrated Service Model merupakan sebuah model QoS yang bekerja untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan QoS berbagai perangkat dan berbagai aplikasi dalam sebuah jaringan. Dalam model Intserv ini ,para pengguna atau aplikasi dalam sebuah jaringan akan melakukan request terlebih dahulu mengenai servis dan QoS jenis apa yang mereka dapatkan, sebelum mengirimkan data. Request tersebut biasanya dilakukan dengan menggunakan sinyal-sinyal yang jelas dalam proses komunikasinya.

Differentiated Service Model merupakan model yang sudah ada lama dari standarisasi QoS dari organisasi IETF.Model QoS ini bekerja dengan cara melakukan klasifikasi terlebih dahulu terhadap semua paket yang masuk ke dalam sebuah jaringan. Pengklasifikasian ini dilakukan dengan cara menyisipkan sebuah informasi tambahan yang khusus untuk keperluan pengaturan QoS dalam header IP pada setiap paket. QoS model DiffServ merupakan jenis yang paling banyak digunakan. Implementasinya tidak terlalu sulit hanya saja akan sedikit rumit untuk teorinya. 

Oke demikian sedikit rangkumannya, ntar kalau ada rasa kepengen nulis lagi gw lanjutin deh hehehe... bye